PKS: Jaksa Agung Harus Bebas Pesanan Politik

Rimanews – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berharap, Jaksa Agung baru menegakkan supremasi hukum secara profesional, dan tidak berdasarkan pesanan politik. Kendati Jaksa Agung HM Prasetyo diangkat Presiden dari jalur profesional partai, PKS menuntut agar kinerjanya objektif dan mencerminkan keadilan. Baca Juga Kepala BNN: Hukuman Mati Terhadap Bandar Narkoba Masih Sedikit Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Selesai 2018 Batal Teken TPP, AS Pertegas Hubungan dengan ASEAN Indonesia Kalahkan Vietnam, Jokowi: Ini Awal yang Sangat Baik Renovasi GBK Ditargetkan Rampung November 2017 “Kami berharap, Jaksa agung bekerja secara profesional untuk menegakkan supermasi hukum secara benar, tidak bekerja atas pesanan politik. Tidak bekerja untuk kepentingan politik, dan tidak bekerja untuk alat pukul politik,” kata Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (21/11). Kendati tidak diatur dalam UU bahwa mantan pengurus parpol dilarang menjadi Jaksa Agung, dia menilai masyarakat pasti bertanya-tanya. HM Prasetyo, terang Jazuli, diketahui publik adalah salah seorang petinggi Partai Nasdem, partai pengusung Presiden Joko Widodo pada Pemilu Presiden 2014. Dengan begitu, dikhawatirkan kinerja Jaksa Agung baru sarat muatan politik dan memihak kepada kelompok pendukung pemerintah Jokowi. “Tapi, kami tidak boleh men-judge ya, karena ini susah, tetapi ini hanya analisa,” ujarnya. Selaku anggota dewan, Jazuli meyakinkan masyarakat akan mengawasi kinerja Jaksa Agung Prasetyo, agar bebas dari pesanan politik. Dia berharap, mantan Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) itu menegakkan keadilan tanpa pandang bulu.[] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : pelantikan jaksa agung hm prasetyo , presiden jokowi , PKS , politik , Nasional

Sumber: RimaNews