Pecat Ranieri, legenda Arsenal ini yakin banyak orang doakan Leicester degradasi

Salah satu legenda Arsenal Paul Merson meyakini bahwa ada banya orang yang mendoakan Leicester City agar mereka terdegradasi musim depan setelah memecat Claudio Ranieri.Ranieri yang musim lalu mengantarkan Leicester sebagai juara Premier League untuk pertama kalinya dalam sejarah, dipecat setelah mengalami kekalahan dari Sevilla di leg pertama babak 16 besar Liga Champions dengan skor 1-2. Klub berjuluk The Foxes tersebut sejatinya masih punya peluang untuk menang di leg kedua karena laga itu dilangsungkan di King Power Stadium.Jika di Liga Champions langkah mereka cukup mantap sebelum dikalahkan Sevilla, Leicester justru amburadul di Premier League. Mereka kini terancam turun kasta. Di 13 pertandingan tersisa, Leicester masih berkutat di peringkat 17 dan hanya berjarak satu poin dari zona degradasi. Itulah sebabnya, pelatih asal Italia tersebut harus meninggalkan jabatannya.Pemecatan ini pun membuat gemas banyak pihak. Banyak yang menuding Leicester sungguh tak tahu terima kasih. Terlebih setelah muncul rumor bahwa pemecatan itu terjadi karena ada sejumlah pemain Leicester yang mengeluhkan kinerja Ranieri.Merson pun meyakini bahwa hal itu kini membuat Leicester dimusuhi banyak orang. Bahkan ia yakin ada banyak orang yang mendoakan mereka agar degradasi musim ini.”Ini benar-benar sebuah lelucon. Saya pikir itu menjijikkan. Orang ini datang Leicester dan memenangkan liga,” ujarnya pada Sky Sports”Ini membuat saya emosi. Saya merasa kasihan padanya; Para pemain kelas menengah masuk dan menusukkan pisau ke belakang manajer yang membuat mereka menjadi bintang,” ketusnya.”Kecuali Anda seorang penggemar Leicester, saya melihat tidak terlalu banyak orang di negeri ini yang ingin mereka bertahan di atas sekarang. Tahun lalu, kita suka menonton mereka. Tahun ini, saya pikir semua orang ingin melihat mereka turun kasta,” ketusnya. (sky/dim)

xmu-mandolin.org lotus4d com Sumber: Merdeka.com