Suporter Pemeluk Ronaldo Senang Dipenjara 2 Hari

Pengeluaran Togel Hongkong VIVAbola – Ronald Gjoka, suporter yang memeluk Cristiano Ronaldo ketika laga Real Madrid melawan Chelsea, harus dipenjara selama dua hari atas tindakannya. Namun, Gjoka justru mengaku senang bisa dipenjara selama dua hari. Gjoka menjadi buah bibir di seluruh dunia menyusul tindakannya yang menyusup saat laga final International Champions Cup 2013 antara Madrid melawan Chelsea, Rabu 7 Agustus 2013 waktu setempat. Saat pertandingan di Stadion Sun Life berjalan 63 menit, pria 19 tahun itu masuk ke lapangan dan langsung memeluk Ronaldo. Gjoka mengaku sebagai salah satu fans terbesar Ronaldo. Dalam insiden pelukan sekitar 20 detik itu, Gjoka terus berbicara kepada CR7. Akhirnya salah satu anggota Kepolisian Miami mengamankan Gjoka. Atas tindakannya menyusup ke pertandingan, Gjoka harus mendekam di penjara selama dua hari. Namun, selama berada di penjara, Gjoka justru diperlakukan layaknya selebriti. “Selama di penjara, saya justru bermain sepakbola dan bola basket. Awalnya, mereka tidak tahu siapa saya. Saya menjelaskan situasi dengan Ronaldo. Awalnya mereka tidak percaya karena hanya mendengarnya lewat radio,” ujar Gojka seperti dilansir 101 Great Goals . “Ada sekitar 30 napi mendatangi saya. Kami kemudian menyalakan televisi. Dua menit kemudian, saya ada di televisi. Orang-orang kemudian menjuluki saya “selebriti”,” sambungnya. Gojka mengaku sangat mengidolakan Ronaldo. Mantan pemain Manchester United itu dianggap Gojka sebagai salah satu sosok yang menginspirasinya untuk menjalani hidup. “Tumbuh dengan hanya seorang ibu, saya selalu melihat Ronaldo sebagai panutan. Dia tidak punya tato karena dia mendonorkan darahnya untuk penderita kanker. Dia beramal untuk anak-anak,” papar Gojka. Sayang, hingga kini ada satu janji Ronaldo kepada Gojka yang belum ditepatinya. Saat insiden pelukan itu, Ronaldo berjanji akan memberi kostumnya kepada Gojka, namun hingga kini belum terjadi.

Sumber: VivaNews