Profil Gelandang Persib: Hariono

Permainan lugas, bertenaga, dan keras khas sepak bola Jawa Timur yang kental diperagakan gelandang timnas itu memberikan dimensi kokoh terutama saat Maung tengah bertahan. Keberadaan pemain bernomor punggung 24 itu membuat para gelandang lawan tak bisa bebas berimprovisasi sehingga serangan kerap mandeg.
Pemain dengan tekel-tekel keras tanpa kompromi ini menjadi borgol yang mengikat daya jelajah maupun kreativitas para gelandang serang lawan. Kesolidan di sektor pertahanan dengan kehadiran Hariono memberikan ketenangan bagi lini serang Persib untuk memburu kemenangan.
Hariono merupakan pemain yang selalu tampil reguler dari musim ke musim meskipun pelatih Persib silih berganti. Dia merupakan gelandang bertahan vital dalam formasi Persib di bawah pimpinan Djadjang Nurdjaman saat menjuarai Piala Presiden 2014 dan Piala Presiden 2015. Wajar jika kemudian bobotoh sudah menyematka predikat pemain legenda untuk pemain yang identik dengan rambut gondrong itu.

Pada musim 2014, pria pendiam itu memiliki rekor impresif saat diduetkan dengan Muhammad Taufiq, eks gelandang tengah Persib. Duet Hariono-Taufiq adalah komposisi terbaik gelandng bertahan ganda dalam pakem 4-2-3-1 pelatih Djadjang Nurdjaman. Hariono adalah banteng kokoh pertahanan sementara Taufiq merupakan pengatur distribusi bola. Ketika Hariono bersama Taufiq beroperasi bersama, Persib tidak pernah kalah sepanjang musim LSI 2014.
Meski berstatus pemain aktif dengan masa bakti terlama di Persib bersama Atep, Hariono belum pernah mencetak gol untuk Maung Bandung pada pentas Liga Indonesia. Dari 162 penampilannya untuk Persib, Hariono mencetak satu gol melalui titik penalti pada ajang Indonesia Soccer Championship 2016.***

xmu-mandolin.org Agen Bola Terpercaya, Agen Casino Sbobet, Agen Judi Online, Agen Tangkas, Bandar Bola Terbaik, Taruhan Judi Bola Terbesar. Sumber: Pikiran Rakyat